DYNOTESTED NINJA KRR 2006 + HONDA TIGER NEW REVO

Thanks atas kunjungan rekan media ke KSN : Bro Sulis from Otomotif , Bro Yongki from Motorplus, Bro Erol from otologi and motologi.com , Bro Dhani from BikeART

Akhirnya kita punya kesempetan membuktikan kemampuan dial jet ,dalam hal ini guna meningkatkan peak power, karena untuk tes response tentu harus dites jalan dengan vericom, dan bro sulis udah menyanggupi semoga dalam waktu dekat bisa terwujud.

NINJA KRR - 150
rekan-rekan kaskus fr2 tentu tau ini motor ogut, sebelum dynotesting motor kita tuning maksimal mungkin dengan karbu standar, dan didapat setingan pilot JET 32,5 dan Mainjet 270 - so bro donny, your setting was right, but you need bigger pilot for HMF - motor ogut ALL STANDARD except HMF! dan disini menarik karena mesin dynodynamics mengetes tenaga DI RODA bukan di MESIN, artinya WHP dan bukan BHP.. di brosur resmi Kawasaki KRR disebutkan power 29,sekian PS,anggap 30PS asumsi ogut itu adalah BHP dan bukan wheel power krn initial RUN dengan kondisi karbu standar non dial-a-jet plus HMF didapat peak power 28,2HP, sesuai petunjuk org KSN power loss di transmisi dan roda sekitar 20% ,so kita tambah 20% ke 28,2 HP didapat angka 35,2 BHP,ini lebih masuk akal artinya dari kondisi standar, HMF dengan jeting standar yg betul akan menambah power sebanyak 5BHP dari standar mantap! (hmm kecuali kawasaki ngibul di brosurnya hehe)

spek krr standar bisa liat disini : http://www.bursamotor.com/view_motor.cfm?id=54

next kita pasang karbu yang udah dicolok dial-a-jet, posisi dial ditengah kita mendpt power lebih kecil dari standar, wah puter langsung 2 titik ke paling boros,didapat peak power seperti digrafik.
Perhatikan JURANG di grafik dyno dan torsi adl unik KRR,yaitu saat KIPS mulai membuka, dan pemasangan DIAL-a-JET membuat peningkatan di 2 TITIK, pertama disekitar 7400rpm secara menyolok artinya buat jalan perkotaan dan harian lebih nikmat coi, lalu pada peak powernya! dan tidak itu saja - power band menjadi lebih luas dilihat dari bergesernya puncak peak ke rpm yg lebih tinggi,artinya napas motor lu jadi panjang. Dan menariknya pada setelan DIAL lebih LEAN power di rpm 7400 lebih TOP tapi peak power sedikit drop dari standar namun POWER BAND lebih jauh lagi bergeser. INi bisa jadi patokan tuning rekan2 sekalian - kalau untuk harian geser dial di tengah! untuk peak power atau racing geser dial ke titik paling kanan alias boros - semua tanpa membuka karbu! Anyway PJ dial a jet tetap 32,5 dan MJ 180! gbr di grafik adalah grafik peak power!
anyway krn wkt singkat dan harus dyno 2 motor akhirnya tuning dihentiin disitu, padahal gue yakin kalo MJ gue tambah 1-2step lagi pasti peak power akan meningkat sampai kemudian drop krn too rich! anyway KRR users,perhatikan kebersihan KIPS anda, macet dikit,telat mbuka udah beda grafiknya tuhhh. tapi power band KRR mulusss danpa benjol2an,beda dgn Tiger yang 4 TAK





HONDA TIGER REVO 2007
Standar PJ 40 MJ 122
DIAL-A-JET PJ 40 MJ 115 - need 1 more step bigger tapi kebatas waktu euy,pdhal gue juga yakin masih bisa more power, jadi utk motor 4 tak kalo setingan ok cukup turun 2 step sesuai saran thunder products, dlm hal ini kita turun 3 step! setingan dial ke arah rich membuat kenaikan ppower hampir disemua rpm,tipikal mesin 4 tak dan mirip mobil!